Pongo Ranger Siapkan Program untuk Selamatkan Pantai di Ketapang

Siapa yang tidak tahu ale-ale? Sejenis kerang dengan kulit yang lebih halus banyak ditemukan di daerah Ketapang, Kalimantan Barat. Sehingga, bukan hal mengejutkan jika Ketapang dikenal dengan julukan Kota Ale-Ale. Hal ini juga menyiratkan bahwa Ketapang memiliki banyak pilihan pantai yang dapat dijadikan sebagai destinasi wisata.

Ancaman Pantai

Pantai Tanjung Belandang, Pantai Air Mata Permai, Pantai Sungai Jawi, Pantai Cilincing, hingga Pantai Sungai Kinjil atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai Pantai Pecal, memiliki akses yang cukup mudah. Tak heran, pantai-pantai tersebut menjadi destinasi favorit untuk sekadar me-refresh diri dari hiruk-pikuk tugas sekolah, kuliah, atau kerjaan kantor.

Sayangnya, sebagian besar pantai yang terdapat di Ketapang memiliki ancaman abrasi serius. Jika tidak ada tindakan yang diambil segera, tidak menutup kemungkinan kita kehilangan pantai yang menjadi salah satu ikon yang berhubungan erat dengan julukan Kota Ale-Ale tersebut. Tak hanya garis pantai yang terus berkurang, namun juga masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari kunjungan wisatawan di beberapa pantai Ketapang akan merugi.

Pongo-dopsi sebagai Solusi

Lalu, bagaimana kita sebagai masyarakat dapat mencegah ancaman abrasi yang terus mengancam? Bersama Pongo Ranger dalam program Pongo-dopsi, pemuda, pelaku bisnis, petani, hingga masyarakat umum dapat terlibat dalam penyelamatan pantai di Ketapang. Pongo Ranger bekerja sama dengan petani mangrove lokal untuk menyediakan bibit mangrove yang akan ditanam di pesisir pantai Ketapang. Kemudian, penanaman dapat dilakukan oleh pemuda bersama masyarakat setempat didampingi Pongo Ranger. Sementara, bagi masyarakat umum yang hendak berkontribusi dalam kegiatan ini namun sulit untuk terjun langsung dalam penanaman, mereka dapat ikut serta melalui adopsi mangrove dengan menyisihkan penghasilan mereka sebesar harga bibit mangrove. Sehingga, secara tidak langsung, mereka ikut serta dalam penyediaan bibit mangrove bagi rehabilitasi pantai di Ketapang.

Mengetahui Manfaat Mangrove

Mangrove menjadi pilihan bagi Pongo Ranger dalam program Pongo-dopsi karena memiliki banyak manfaat, tak hanya secara ekologis namun juga ekonomi masyarakat setempat.  Menurut Saparinto dalam Baderan (2017) hutan mangrove secara fisik dapat berfungsi menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dan tebing sungai dari proses abrasi, meredam dan menahan hempasan badai tsunami, sebagai kawasan penyangga proses intrusi atau rembesan air laut ke darat. Peranan mangrove menurut Senoaji dan Hidayat (2016) yaitu mangrove sebagai penahan lumpur dan perangkap sedimen yang diangkut oleh aliran air permukaan, pencegah intrusi air laut ke daratan, serta dapat menjadi penetralisir pencemaran perairan pada batas tertentu. Selain itu, fungsi hutan mangrove secara ekonomis, sebagai penyedia berbagai jenis bahan baku kepentingan manusia dalam berproduksi, seperti kayu, arang, bahan pangan, bahan kosmetik, bahan pewarna, dan penyamak kulit, sumber pakan ternak dan lebah (Yuliarsana dan Danisworo, 2000). Telah banyak penelitian yang membahas peran penting mangrove terlebih dalam penyelamatan garis pantai.

Maka, Pongo Ranger tidak dapat bergerak sendiri dalam mempertahankan eksistensi tempat wisata favorit tersebut bagi masyarakat Ketapang. Namun, butuh peran serta berbagai pihak dalam pelaksanaannya.

Bagi Sobat Pongo yang tertarik dalam penyelamatan pesisir pantai di Ketapang, Program Pongo-dopsi terbuka untuk kalian! Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat kalian akses di instagram resmi Pongo Ranger di @pongoranger_official.

Sumber

Adilah Dinilhuda, A. A. (2018). PERAN EKOSISTEM MANGROVE BAGI MITIGASI PEMANASAN GLOBAL. Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura.

Ardi, S. R. (2011). ARAHAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE : KASUS PESISIR KECAMATAN TELUK PAKEDAI, KABUPATEN KUBU RAYA, PROPINSI KALIMANTAN BARAT. Jurnal Geografi Universitas Negeri Semarang.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on google
Google+

This Post Has 91 Comments

  1. Yes, the way you write tends to have me want to interject my own opinion. Haven’t quite pinpointed why, yet, but you’re on the right track!
    James, you’re shameless. But I’m doing my part to help. It’s rare for me to comment 3 times on my own posts. 
    우리카지노

  2. Your question might be too direct or blunt. That often doesn’t work. Put people in the spotlight, and they get all squirmy. Instead of wondering why they aren’t answering the questions, try to figure out how to word your questions or close off your post to encourage discussion. Find out what gets your readers going, try different tactics, and work in your questions subtly.
    Side note: Comment contests are a great idea – but the prize has to be worth it. What do people want most? Fame, glory… money… something free… think it over!
    카지노사이트

  3. s most Popular Assets. Start Trading Now with Our Free Demo Account. Online Trading and Investment Platform

  4. We are a gaggle of
    volunteers and starting a brand new scheme in our community.

    Your website provided us with valuable information to
    work on. You have performed a formidable
    job and our whole group shall be grateful to you.

Tinggalkan Balasan